Apakah polisi terlalu takut melawan pembegal motor?????

Krembangan-20150106-00066

Assalamualaikum,

Brosis, obrolan menarik yang ane ingat beberapa tahun lalu dari sebuah media koran Jawa Pos. Tentang apa? Curanmor alias pencurian kendaraan bermotor. Di Surabaya, hal ini jadi umum sampai-sampai kalau datang bawa motor ke Surabaya jangan lupa bawa gembok magnet!

Di Surabaya dan Sidoarjo tentunya, pencurian kendaraan bermotor sudah sangat umum terjadi. Anehnya, daerah-daerah rawan justru jarang ada petugas yang berjaga di sana. Di beberapa sudut kota yang sering terjadi jambret dan perampokan, jarang ada polisi yang berjaga. Yang paling ramai polisi ya daerah-daerah ramai. Di daerah rawan seperti daerah lingar luar, juga di daerah Industri.

Bila terjadi pencurian, kebanyakan korban’pun enggan melapor ke polisi. Hal ini akibat minimnya respon positif dari polisi, juga karena ribetnya mengurus laporan kehilangan menjadikan korban pencurian lebih terpaksa iklhas menerima musibah yang menimpanya ketimbang mencari tahu pencurinya.

Hal itu pernah dimuat di JAwa Pos tahun 2013 ketika ramai-ramainya pencurian kendaraan bermotor. La temen ane aja yang pernah kehilangan motor hanya bisa ikhlas tanpa bisa melaporkan. Walau ada rekaman CCTV. rekaman CCTV tetap percuma.

Kesadisan pelaku perampokan atau pencurian kendaraan bermotor yang tidak mengenal belas kasihan kemudian mendapat hukuman yang tidak setimpal, membuat masyarakat geram. Maka jangan heran bila terjadi kasus main hakim sendiri. Karena apa? Vonis yang dijatuhkan terlalu ringan dengan akibat yang ditimbulkan. Misal saja begal motor.

Sudah baca berita dari kang Aripitstop yang bilang kalau Polisi tidak setuju penangkapan begal oleh club motor, harus ada koordinasi dan persetujuan? Keburu kabur brosis malingnya. Maling aja gak mikir HAM kok. Jadi masyarakat yang sudah mentok memandang polisi jarang serius menindak hal ini, akhirnya terjadilah main hakim sendiri. Sampai tewas pelakunya pun dilakukan.

Apakah Polisi takut melawan begal motor? Entahlah ya, itu opini bro ndess yang teringat pula salah satu bahasan di media cetak Jawa Pos beberapa tahun yang lalu. Semoga polisi kita semakin serius dan juga masyarakat jadi semakin waspada, kalau ada maling tertangkap serahkan ke pihak berwajib.

3A330F33E0FDB54C8C27690583FBA366

Dikirim dari WordPress untuk BlackBerry.

Artikel lain :

Tentang Bro Ndes 94

Seseorang yang mempunayi hobi menulis, membaca, dan mencari ilmu baru. Tak ada paksaan dalam menulis, karena menulis itu seperti mengalir. Jika terbiasa maka kita akan kecanduan. #Poko'e_Joget#
Pos ini dipublikasikan di Opini & Fakta dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke Apakah polisi terlalu takut melawan pembegal motor?????

  1. jiban berkata:

    Aparat si keparat.

    Suka

  2. Asuransi Syariah berkata:

    Ane pernah ngalamin hilang motor, pas ane tanya kemungkinan diketahui pelakunya, malah polisinya diem aja, kayaknya emang gak pernah ada yang ketangkep ama pokis kalo di daerah ane gan.

    Suka

Mohon di komentari, kritik dan saran. Yuk diskusi bareng :-) Jika komen anda masuk spam hubungi admin

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s