Review – NVL Bore up setelah 4000km (harian/touring)

image

Assalamualaikum

Brosis, sudah pada tahu kan kalau si Gold sudah mengalami bore up akibat gejala bawaan NVL sejak lahir. Ngebul dan haus oli, sehingga menyebabkan piston forged itu beset-beset pas dibongkar kemarin. Walau katanya cuma ganti ring piston udah beres tapi kok nanggung.

Akhirnya si Gold di bore up sekalian ke kagn Wenda Widodo. Dengan spek seher 61mm yang ditaksir (kalau lihat di google) naik kubikasi jadi 170cc dan serta porting polis serta ubahan lain yang mendukung penyempurnaan bore up yang dilakukan. Tentu dengan ECU standart.

artikeel : NVL Over Haul – Part yang diganti

Nah, bore up dilakukan pas sebelum hari raya kemarin. Jika dihitung sudah hampir 1 bulan lebih sedikit lah, Dengan jarak tempuh mencapai 4000km. Nah, bagaimana rasanya riding harian dan touring dengan motor NVL bore up? Berikut bro ndes beri testimoninya :

Touring.

Bro ndes paling suka riding jarak jauh alias touring. Touring terakhir sih ke Jember, ke kediaman mas sayur. Di mana jarak yang ditempuh kalau ditotal pulang perginya mencapai 350km lebih, tentu dengan kebiaaan geber speed tinggi si Gold yang sudah bore up an ini diuji ketahanannya dan kenyamanannya.

Memakai oli PFD (Oli diesel) saat itu, yang bro ndess rasakan memang tenaga yang tidak ada habisnya di RPM bawah dan menengah. menjelang RPM atas pun masih terasa, cuman mentok kena limiter mesin aja. Kelemahan pada RPM atas mesin SOHC vixion teratasi, digeber terus di RPM atas pun masih aman jaya brosis. Gak ada mlempemnya nih tenaga. Saat diajak cornering non stop setelah piket nol sampai turen Malang, terasa mesin masih normal seperti biasa. Tak ada gejala ngempos.

Namun, tak ada yang perfect. Karena naiknya cc dari standartnya membuat mesin jadi lebih panas. Nah, karena memakai cooler ori pabrikan yaitu Yamalube Coolant jadinnya ya gak sesuai spek sih. Panasnya tidak bisa dipungkiri, ada yang menyarankan pakai pertamina coolant yang lebih adem dengan titik didih tinggi. Jadi cocok buat mesin yang speknya di atas standart. Atau kalau mau yang lebih, tambahin oil cooler untuk mendinginkan oli. Ini bisa dicoba karena tentu tak cuma blok silinder saja yang panas, tapi blok kopling juga panas apalagi menghadapi trek pegunungan tentu disiksa betul tuh.

Harian.

Untuk harian, kurang nyamannya dapet. Kenapa? Untuk harian nih motor gak enak di ajak pelan. Torsi yang gede (karena pakai per tiger yang keras juga), menyebabkan motor seakan tersendal-sendal. Untuk mengatasi ini bisa dipakai gear yang lebih kecil untuk menjinakkannya dan nyaman buat harian. Pemakaian gear yang lebih kecil menyebabkan akselerasi menurun tapi top speed naik.

Menurut bro ndess, kalau memang gak kepaksa. Mending jangan bore up motor harian, kecuali motornya memang cuma itu doang sih. Hehehe…. Amat tidak nyaman brosis, sugesti untuk gass poll selalu ada. Getaran lebih terasa atau kalau dibilang mesin agak tambah kasar setelah bore up? Itu wajar brosis. Mengutip dari kata kang Ari IWS sewaktu bro nde dulu main kesana, motor kalau sudah dioprek pasti gak bakal nyaman lagi. Ya itu memang betul sih ๐Ÿ˜€ Gak nyaman buat pelan wkwkwk….
_________________________

Begitulah brosis, testimoni bro ndes bagaimana rasanya riding dengan NVL bore up buat touring maupun harian. Memang dengan bore up, kelemahan pada mein Vixion standart tertutupi. Seperti gejala RPM atas yang loyo. Bore up tanpa ganti ECU? Bisa saja tapi mahal kalau buat bro ndess, buat bore up gini aja pakai dana THR #ehh… Oleh kang wenda sendiri dipilih opsi mengakali O2 senor (pada NVL) untuk memanipulasi ECU. Selain itu perlu ditambah CO +7.

Kalau ganti ECU? Bisa saja, ECU BRT rata-rata yang jadi pilihan para biker Vixion. Namun, banyak yang mengeluh dengan berbagai error yang dialami ECU BRT tersebut. Ada aternatif yaitu ECU dari ITS, yang kata kang majdi (cicakkreatip.com) lebih sempurna daripada BRT. Atau mungkin bisa yang mahal seperti daytona.

Oke, cukup sekian ya brosis. Semoga bermanfaat.

3A330F33E0FDB54C8C27690583FBA366

Dikirim dari Ndeso 94 Android.

Artikel lain :

Tentang Bro Ndes 94

Seseorang yang mempunayi hobi menulis, membaca, dan mencari ilmu baru. Tak ada paksaan dalam menulis, karena menulis itu seperti mengalir. Jika terbiasa maka kita akan kecanduan. #Poko'e_Joget#
Pos ini dipublikasikan di Test Ride dan tag , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

8 Balasan ke Review – NVL Bore up setelah 4000km (harian/touring)

  1. macantua.com berkata:

    Nyimakkk

    N MAX Ditest Jalanan? N Max 125 Kah? – http://wp.me/p2XD22-2DR

    Suka

  2. dimas arif antonio berkata:

    Nyimeng eh nyimak gan. Untuk sementara si nabilah gak ada rencana buat bore up karena selain gak suka jalan kenceng juga gak ada duitnya ๐Ÿ˜€ wkwkwk

    Suka

  3. reza kurniawan berkata:

    Wah padahal yo pengen mampir iws (lagi nyelengi)
    Regane ecu piro mas ?

    Suka

  4. reza kurniawan berkata:

    Oh iyo 1 lagi
    Brarti nek perkop kamkop standar, lebih nyaman buat harian kan?

    Suka

  5. balimotorider berkata:

    Jooozzzz…..gandozz

    Suka

  6. toretto berkata:

    jadi inget si kebo yang sudah di boreup trus tak jual,,,,,

    Suka

  7. Rizard_AB berkata:

    Cuma ganti piston, pen, karo ring seher tok ta mas? Pake merk apa?

    Suka

  8. Deto berkata:

    Nyari seher oversize nya susah gk bang

    Suka

Mohon di komentari, kritik dan saran. Yuk diskusi bareng :-) Jika komen anda masuk spam hubungi admin

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s