Damai itu indah, kenapa harus tawuran? (perguruan silat)

Met pagi

Ane beberapa tahun yang lalu pernah mengikuti perguruan siat yang bernama IKSPI angkatan ke-91 tahun 2007. Apa tujuannya? Melatih fisik dan belajar beladiri buat bekal menghadapi bahaya dan juga melatih respect dan teknik dalam mengendalikan tubuh. Lumayan hasilnya, dan sampai sekarang masih bermanfaat karena ane lebih fokus ke aktivitas belajar gerakan-gerakan silat tersebut.

Namun, ane terganggu dengan fenomena tawuran antar perguruan, balas dendam, dan juga saling bunuh membunuh. Cukup ngeri sampai bunuh-bunuhan dengan memakai embel-embel perguruan silat malah. Di daerah ane di Bojonegoro sering itu yang kayak gitu. Meresahkan saja dan akhirnya ane vakum dari persilatan setelah 2 tahun belajar.

Dari hasil wawancara ane, kebanyakan yang saling bunuh-bunuhan itu anggota yang muda. Mereka umumnya gak ngerti apa itu “seduluran”. Sesama anggota silat walaupun memang berbeda ajaran, harusnya bisa bersama. Daripada dipakai tawuran dan bunuh-bunuhan, kenapa gak di adu dalam sebuah turnamen silat aja lebih pas wadahnya. Sia-sia belajar kalau ilmunya cuma dipakai buat kerusuhan, kekerasan, dan kesombongan.

Buang aja tuh atribut yang kalian bangga-banggakan. Belum tentu ketua perguruan silat kalian bangga setelah kalian bisa membunuh perguruan lain. Ilmu itu percuma. Banyak kok di daerah ane kejadian tawuran kayak gini. Terutama kebanyakan dipicu provokator yang gak suka kedamaian.

Banyak pemuda-pemuda yang memakai atribut silat, baju yang ada logo perguruan silat dengan angkuh dan sombong seakan dia ditakuti. Ane melihat kayak gini merasa malu. Sudah ilmu tidak bermanfaat, yang ada malah dosa bertambah. Astagfirullah. Seorang pesilat tangguh dan hebat itu adalah dia yang berhasil memanfaatkan ilmunya demi kebaikan dirinya dan orang lain. Di Film kebanyakan mengajari itu’kan? Di dunia nyata juga gitu.

Ilmu yang di dapat harus bermanfaat, bukannya memicu permusuhan dan memicu perselisihan yang dipicu perbedaan atribut. Sesama pesilat harus damai dan tidak boleh ada perselisihan kecuali sudah berada di tempat yang tepat misal pertandingan duel resmi yang diadakan IPSI.

Damai itu indah dulur.

Dikirim dari WordPress untuk BlackBerry.

#Salam_Ndeso_Bojonegoro

Artikel lain :

Tentang Bro Ndes 94

Seseorang yang mempunayi hobi menulis, membaca, dan mencari ilmu baru. Tak ada paksaan dalam menulis, karena menulis itu seperti mengalir. Jika terbiasa maka kita akan kecanduan. #Poko'e_Joget#
Pos ini dipublikasikan di Opini & Fakta dan tag , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke Damai itu indah, kenapa harus tawuran? (perguruan silat)

  1. aripitstop berkata:

    Rame klo tawuran

    Suka

  2. bikerkampung86 berkata:

    jozzzz…….
    dulu seringnya madiun daerah ngawi dan sekitarnya tawuran amtar perguruan silat smoga skrg sdh tdk seperti itu lagi
    http://bikerkampung86.wordpress.com/2014/10/30/rc-valve-nsr-dan-perawatannya/

    Suka

Mohon di komentari, kritik dan saran. Yuk diskusi bareng :-) Jika komen anda masuk spam hubungi admin

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s