Head to Head : New Sonic 150 R vs New CB 150 R,,,, – (part 2 : performance, handling, safety)

wpid-picsart_1443402882770.jpg

Assalamualaikum

Setelah sebelumnya sudah intro dulu alias perkenalan tentang test ride, lokasi, dan kamera serta motor berasal. Bro Ndess akan menyajikan hasil review secara langsung, bukan sekedar catatan di atas kertas. Apalagi cuma manut sumber lain yang ditulis ulang. Inilah hasil yang bro ndess simpulkan sendiri. Lak yo eman Surabaya – Kediri yang sejauh 156km kalau cuma ngutip 😀

Ada 3 aspek yang bro ndess adu, yaitu sektor performa alias mesin, sektor handling alias bagaimana kestabilan motor saat dipacu keras dan sektor safety, keamanan dari dua motor ini dari safetynya kepada pengendara. Untuk sektor seperti impressi riding, ergonomi dan lain-lain udah bro ndess bahas saat test ride di Kodam Jaya di Surabaya. Di artikel sebelumnya. Jadi test yang di Kediri ini fokus di 3 sektor saja.

Artikel terdahulu :

– New CB150R
https://ndeso94.com/2015/09/28/test-ride-all-new-honda-cb150r/

– New Sonic 150 R
https://ndeso94.com/2015/09/06/honda-sonic-150r-ulasan-lengkap-test-ride-review-versi-standart-dan-versi-lomba/

Nah, langsung saja brosis ulasannya :

image

Sesi Adu Performance.

Untuk yang pertama, kita test jika dua motor ini berada dalam satu lintasan sepanjang 201meter. Mengambil sisi jalan yang sering di gunakan pacaran di dekat SLG, bro ndess coba adu dua motor ini. Kedua motor ini punya karakter beda, walau mesin sama loh ya. Ada beberapa perbedaan seperti kerengangan klep serta EMC yang berbeda.

wpid-picsart_1443403796235.jpg

Dari hasil test baik single maupun adu drag Sonic diunggulkan dengan body yang lebih ringan, di mana bro ndess sering wheelie di atas motor ini. Namun, perpindahan gigi pada Sonic cenderung kasar. Di bandingkan dengan CB150R yang halus, Sonic amat payah dipacu di lintasan lurus. Mungkin kita bakal memikirkan, kalau cc sama pasti lintasan pendek bakalan kalah tuh CB karena juga bobot yang lebih enteng. Sepertinya Honda sudah tahu itu ya, ini terletak pada perbedaan EMC yang dipakai sehingga mencegah Sonic standart bisa mendahului CB. CB sendiri bisa dibilang tarikannya kurang greget juga, namun perpindahan giginya amat halus. Jika dibandingkan Sonic, lebih halusan CB. CB punya akselerasi di atas CB sedikit. Berikut hasil videonya :

Dari start

Dari finish

Terlihat di video beda tipis saat finish, kalau dilihat ya Sonic tepat nempel di belakang CB. Jadi bisa disimpulkan perbedaan pada sisi akselerasi 201meter beda tipis banget. Jika bro sis jago drag, itu CB bisa saja disalip. Saat finish, keduanya telah mencapai kecepatan di atas 100km/jam.

SAM_0516j

Adu Handling.

Sesi kali ini bro ndess mengetest jika keduanya dipacu di rute SLG yang meliak liuk, di mana terdapat tikungan tajam dan tikungan panjang. Di sini CB menunjukkan tajinya sebagai Vixion killer. Ban gambot dengan mesin DOHC squarenya yang satu level di atas SOHC NVA, CB begitu mudah menaklukkan tikungan demi tikungan dengan stabil. Mesin yang seperti tak kehabisan tenaga, padahal saat dipacu lurus terkesan biasa saja loh. Bro ndess sempat coba melajut 80km/jam saat belok, stabil brosis. Ban gambot memang sesuatu, ban bawaan CB ini lumayan menghandle aksi cornering bro ndess. Lalu bagaimana dengan Sonic??

wpid-picsart_1443411923153.jpg

Sonic sendiri memiliki handling yang lebih sempurna dibanding FU, bahkan jika standart tengah dilepas nih motor bakal nyaman banget di ajak cornering. Body yang ringan dengan mesin DOHC 150 dan ban IRC bawaannya ternyata benar-benar bisa menaklukkan tikungan yang agak tajam sekalipun. Memang kelemahannya ya sama kayak motor bebek standart, standart tengah bakal gasruk aspal. Bro ndess sendiri sudah mengalami itu 😀

wpid-picsart_1443411047080.jpg

wpid-picsart_1443411270686.jpg

Adu Safety.

Ada yang bilang Sonic 150 R kok cuma satu piston remnya, bukankah kapasitasnya 150cc dan juga ban yang seukuran bebek FU. FU aja keder buat hardbraking. Eitsssss,,,,,,,,,,,,,,,,,, Nanti dulu brosis. Walau satu piston, kekuatan pengeremannya ternyata sepadan dengan CB yang dua piston pada kaliper rem depannya. Alhasil pengereman jadi nyaman dan sempurna. Itu bro ndess coba saat memacu dengan kecepatan 100km/jam lebih lalu di hard brake. Dalam jarak beberapa meter, motor bisa berhenti. Apalagi jika dikombinasikan dengan rem belakang. Jangan takut overdrive. Yang penting jangan rem belakang saja yang dipakai. Saat dipakai corneringpun sama, yang jelas kita jangan sampai panik saat mengerem. Slow saja namun tetap injak dengan baik seusai standart safety.

Untuk CB sendiri juga sama. Karena memiliki bobot lebih berat dari Sonic, CB memakai dua piston kaliper. Kekuatan pengereman lebih baik dan mampu menghentikan laju motor dengan maksimal. Ini juga dibantu dengan ban gambotnya yang bertibe tubless merk IRC. Testnyapun sama. Dari kecepatan 100km/jam langsung di hardbrake? Hasilnya? Ya maksimal brosis.

Sayang brosis, menurut review. Lampu LED dari CB yang notabenenya buat touring oke, justru tingkat cahaya dari tuh motor kagak beda ma NVL. Jadi jangan kaget kalau ada pengendara CB yang pakai high beam saat gelap ya nantinya. NVL aja masih lebih terang, perlu distrl lagi ketinggian lampu CB 😀 untuk speedometer sendiri CB terlalu sempit. Fitur jam seakan mubazir karena sempit dan tidak mudah terlihat. Di bawah odometer soalnya. Namun, saat malam hari lumayan ditolong backlamp yang berwarna biru yang mudah terlihat.

Untuk Sonic, pencahayaan LED depan lebih baik. Reflektornya lebih fokus daripada Sonic. Lampu belakang walau terkesan jelek pakai banget jika dibanding mukanya, namun unsur safety di dapat. Ya setidaknya mikanya gak bening 😀 Urusan speedometer lebih mudah nih pembacaannya. Angka speedometer jelas, indikator gear juga jelas. Lebih friendly dan safety.

wpid-picsart_1443412333617.jpg

Nah, begitulah hasil komparasi dari test kemarin oleh Bro Ndess dan BikerShoot. Di simpulkan bahwa kedua motor ini walau punya mesin sama tetapi performa tidak sama. Jika ada yang bilang performa Sonic lebih hebat daripada CB? Itu orang belum ngopi 😀 Sonic memang square seperti CB. Tapi jangan harap Sonic seperti Satria FU performanya. Butuh ubahan sedikit lagi agar performa standart Sonic keluar. Di antaranya? Ganti knalpot free flow yang asli performa sudah cukup. Untuk CB sendiri bisa disimpulkan buat touring enaklah. Perpindahan gigi smooth, getaran minim, rpm tinggi (9-10rb rpm masih nyaman). Buat ngebut? Masih agak ragu sih. Ban IRC gambotnya lumayan mampu menghandle handling motor lebih stabil.

Oh iya, berikutnya bro ndess punya video raungan mesin Sonic dan CB saat dipacu dan diperas habis tenaganya melahap tikungan. Kamera bro ndess terletak di sisi depan, jadi suara mesin bakal terdengar dan bro sis bisa lihat perpindahan gigi dan kecepatannya, sehingga bisa menyimpulkan bagaimana ini Sonic vs CB. Lebih gahar mana sih… 😀 Tunggu next artikel

Semoga berguna.

3A330F33E0FDB54C8C27690583FBA366

Dikirim dari Ndeso 94 Android.

Artikel lain :

Iklan

Tentang Bro Ndes 94

Seseorang yang mempunayi hobi menulis, membaca, dan mencari ilmu baru. Tak ada paksaan dalam menulis, karena menulis itu seperti mengalir. Jika terbiasa maka kita akan kecanduan. #Poko'e_Joget#
Pos ini dipublikasikan di Test Ride dan tag , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

3 Balasan ke Head to Head : New Sonic 150 R vs New CB 150 R,,,, – (part 2 : performance, handling, safety)

Mohon di komentari, kritik dan saran. Yuk diskusi bareng :-) Jika komen anda masuk spam hubungi admin

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s