Jilboobs,,, wanita berjilbab yang menonjolkan “buah kembar”nya… gak ada bedanya bahkan lebih parah dari kimcil yang jual paha :D

Met siang

Rame sekali yang bahas tentang Jilboobs, wanita berjilbab yang menonjolkan Boobs’nya alias bukit kembar khas wanita. Kalau laki-laki punya berarti dia gendut :mrgreen: . Fenomena ini adalah desakan kaum feminisme yang mendesak agar wanita dibebaskan memakai pakaian.

Berawal dari saran kepada wanita yang cuma mengharuskan untuk berjilbab, bukan berhijab.

Masyarakat paling risih dengan cewek yang tidak berjilbab. Alasannya ya mengundang nafsu. Bahkan preman’pun akan mengatakan demikian. Mereka suka dengan cewek tidak berjilbab atau berhijab karena membuat nafsu mereka bergairah.

Nah, sekarang setelah ramai-ramai banyak wanita yang berjilbab. Justru mengundang masalah baru, yaitu yang dikenal dengan jilboobs. Berjilbab tapi menonjolkan si “buah kembar”. Bahkan di kalangan pendidikan seperti sekolah dan kampus, hal itu seperti lazim massbro.

jilbooobs

jilbooobs

Ane bahkan selama sekolah dulu juga udah banyak menemui hal itu. Memang sih, hal ini baru hot sekarang. Jangan salahkan jika makin banyak kejahatan kepada wanita entah itu tindakan asusila atau kriminal biasa, karena apa? Wanita-wanita itu juga memancing. Memancing nafsu pelaku kejahatan. Sudah tahu’kan kasus asusila semakin meningkat akhir-akhir ini?

Parahnya, banyak wanita-wanita terutama ABG yang mengatakan yang penting berjilbab. Bukan berhijab. Padahal berhijab itu penting, menutup semua aurat dan berpakaian yang sopan. Wanita berhijab juga cantik kok, bahkan ane suka banget liat wanita-wanita berhijab. Hati jadi adem,,, nafsu gak terpancing.

Nah, kalau begitu berjilbab apa aja sih yang dianggap salah dan berdosa? Ada 5 seperti yang dikutip dari Gelora Sriwijaya :

1. Mengenakan bahan yang tipis dan transparan.

“Dua golongan ahli neraka yang tidak pernah aku lihat: seorang yang membawa cemeti seperti ekor sapi yang dia memukul orang-orang, dan perempuan yang berpakaian tetapi telanjang, berlenggak-leng gok, kepalanya bagaikan punuk unta yang bergoyang. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mendapatkan baunya, sekalipun ia bisa didapatkan dari jarak sekian dan sekian.” (HR. Muslim)

2. Jilbab ketat / Jilbab lemper.

3. Jilbab berparfum.

“Siapapun perempuan yang memakai wewangian, lalu ia melewati kaum laki-laki agar mereka mendapatkan baunya, maka ia adalah pezina.” (HR. An-Nasai II:38, Abu dawud II:92, At-Tirmidzi IV:17, At-Tirmidzi menyatakan Hasan Shahih)

4. Jilbab yang menyerupai pakaian lelaki.

Abu Hurairah berkata: “Rasulullah saw
melaknat lelaki yang memakai pakaian yang menyerupai pakaian wanita, dan melaknat wanita yang memakai pakaian yang menyerupai pakaian lelaki.”

5. Jilbab yang menyerupai wanita kafir.

Sedangkan Abdullah bin Amru bin Ash berkata: “Rasulullah melihat saya mengenakan dua buah kain yang dicelup dengan warna ushfur, maka beliau bersabda: Sungguh ini merupakan pakaian orang- orang kafir maka jangan memakainya.” (HR. Muslim 6/144, Hadits Shahih)

Ternyata Jilboobs bukan sekedar tonjolan “bukit kembar”, tapi lekukan tubuh yang lain bahkan termasuk “miss v”.

Ternyata tidak hanya sekedar tonjolan “bukit kembar” saja yang menjadi sorotan dari fenomena jilboobs. Istilahnya kalau kayak gini sama aja seperti pakaian para kimcil. Menonjolkan aurat wanita, sehingga akibatnya menimbulkan dosa bagi diri sendiri bahkan orang lain juga ikut kena.

Trend busana jeans yang ketat dan juga legin, yang menonjolkan lekukan tubuh wanita amat berbahaya. Hal itu salah satu yang tidak diperbolehkan dalam syari’at Islam. Kalau kayak gini, kayaknya jilboobs tidak jauh beda dengan kimcil.

Istri impian semua orang seperti gambar di bawah :

Bagaimana menyikapi hal ini, upaya apa yang harus dilakukan?

Harus ada upaya dari orang tua, desainer, pemuka agama, dan lembaga pendidikan, serta media. Seperti yang dikutip dari mbah bonsaibiker. Tidak hanya dibully atau ditekan dengan opini dan argumentasi aja. Harus ada aksi nyata menekan fenomena ini.

Karena apa? Kalangan jilboob terutama kaum ABG bakal menyerang frontal balik. Entah katanya yang penting berhijab kek, tertutup kek, atau yang lain-lain. Ane bahkan pernah jaman sekolah dulu digeruduk banyak siswi-siswi yang gak rela atas opini ane tentang tingkah jilbab yang mirip gak berjilbab.

Memang benar hal ini perlu dukungan banyak pihak. Media berperan memberikan informasi yang positif, jangan negatif atau bahkan menjerumuskan ke sesuatu yang sesat. Parahnya malah yang terjadi buruk sekali sekarang di media. Busana-busana yang dipamerkan tidak mencerminkan muslimah, cenderung feminim yang sesat.

akbid

Lembaga pendidikan juga berperan penting. Tidak hanya memberlakukan peraturan wajib berjilbab bagi muslimah, tapi harusnya juga berhijab! Busana sekolah SMA yang banyak ketatnya, bahkan kerudung cuma nutupin sampek leher doang juga banyak. Harusnya peraturannya tidak hanya sekedar berjilbab, harusnya berhijab dan itupun tidak hanya pada jam sekolah. Tapi jam eskul dan kegiatan luar sekolah!

Orang tua juga berperan penting memberikan pendidikan agama di dalam rumah di mana pengaruh kuatnya ada di sini. Pemuka agama juga wajib memberikan dakwah-dakwah yang menyinggung hal ini, dan mengajak muslimah-muslimah untuk lebih tertutup dan berpakaian dengan benar sesuai syari’at.

Desainer juga dituntut untuk mendesain pakaian yang muslimah dan sesuai syar’I. Jangan membuat desain yang aneh-aneh doang tapi sama sekali gak sesuai ketentuan Islam.

Apa perlu menunggu ISIS datang #eh.

Anda tahu ISIS? Organisasi yang mengklaim negara Islam di era modern ini mengatakan wanita harus berbusana tertutup dan berhijab, tidak ada toleransi atau anda dibunuh. Mau ISIS datang ke Indonesia dan membunuh yang tidak berhijab :mrgreen: hehehehe. Ya kita semua tidak ingin hal itu terjadi.

Semuanya memang tergantung NIAT dari hati.

Dan akhirnya hal terakhir yang dibutuhkan adalah NIAT tulus dan ikhlas dari hati. Kalau niat tulus ya akan jadi berhijab. Kalau nggak niat dan nggak ikhlas ya jadi jilboobs… 😛

Ayoo berhijab wahai Muslimah, jangan berjilboob. Karena semua laki-laki baik yang paling baik sampai sekelas preman lebih suka wanita baik-baik dan tertutup dengan benar untuk dijadikan istri selawase daripada yang suka mengumbar aurat gratis.

*contoh yang baik.

Mending lont* dah atau kimcil, auratnya dibayar laki-laki hidung belang. Daripada jilboobs gratis #eh.

#nb: postingan sudah disunting dibeberapa object atas saran Kang Rider Alam 🙂

#Salam_Ndeso_Bojonegoro

Artikel lain :

Dipublikasikan oleh

avatar Tidak diketahui

Bro Ndes 94

Seseorang yang mempunayi hobi menulis, membaca, dan mencari ilmu baru. Tak ada paksaan dalam menulis, karena menulis itu seperti mengalir. Jika terbiasa maka kita akan kecanduan. #Poko'e_Joget#

18 tanggapan untuk “Jilboobs,,, wanita berjilbab yang menonjolkan “buah kembar”nya… gak ada bedanya bahkan lebih parah dari kimcil yang jual paha :D”

  1. nah ini si nvikokok yg suka pasang gambar gitu di blog gobloknya
    heran kok malah bangga pasang gambar gituan di setiap postinganya
    kok bulan bulan puasa dan kalau ada bencana gak dipasanh???

    o ya… lu kan anak goblok munafik

    Suka

  2. avatar nafsu cwe berjilbab lbh gede dr nafsu lont* ato kimcil krn slama ini mrk dipaksa utk menahan nafsu/birahi...kl nertatapan mata mrk lbh tajam , kadang jelalatan, malu tp mau..gw srg ekse cwe berjilbab..blm di foreplay mlh udh 'banjir' cz kbnykn dr mrk udh nafsu cwe berjilbab lbh gede dr nafsu lont* ato kimcil krn slama ini mrk dipaksa utk menahan nafsu/birahi...kl nertatapan mata mrk lbh tajam , kadang jelalatan, malu tp mau..gw srg ekse cwe berjilbab..blm di foreplay mlh udh 'banjir' cz kbnykn dr mrk udh berkata:

    Parto

    Suka

Mohon di komentari, kritik dan saran. Yuk diskusi bareng :-) Jika komen anda masuk spam hubungi admin

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.