
Assalamualaikum
Brosis, motoe matic biasanya tidak dipakai untuk pekerjaan yang membutuhkan tenaga besar. Angkutan overload misalnya. Kelemahannya ada di sistem penggerak CVT.
Menerima beban berat bisa membuat motor matic CVT, vbeltnya putus. Perlu sedikit ubahan pada roller, kampas ganda dan jenis Vbelt agar kuat. Nah, beberapa motor matic berikut malah dipaksa membawa beban berat melebihi saran pabrikan. Namanya juga konsumen Indonesia, yang penting muat banyak.
Berikut beberapa contohnya pada motor lawas Suzuki Spin, seperti yang diupload di Bekakas :
1. kulakan.

2. Angkut Kayu beserta tempatnya.

3. Angkutan LPG dan Galon.

Buset dah disiksa abis itu Suzuki Spin. Ada yang punya motor matic digunakan hal yang sama atau lebih? Semoga bermanfaat.
Dikirim Dari PortalModif.wordpress.com
Kategori sama :
- Rem, safety yang “Sering” tak dihiraukan (9/21/2013)
- “BUKAN” Jetbus 5. Bus Pariwisata ini Mode Siluman (5/16/2024)
- “Hampir” menyaksikan bus kecelakaan (4/21/2014)
- “I Pray for all : Welcome to 2014” – – (12/31/2013)
- “ISDAFA” – Kelompok Musik Hadrah Modern Bojonegoro Kota (1/17/2016)
- “Ketika Polwan berjuang mengantarkan kotak suara PILKADA” (12/16/2015)
- “Lagi nyusu”, sepasang remaja tertangkap kamera di Stadion Bojonegoro (11/24/2016)
Artikel Terbaru :
- Kompetisi #Cari_Aman Skill Competition Hadir dengan Konsep Baru: “Jago Cari Aman Biar Happy”
- Step Up dengan Generasi Terbaru, All New Honda Vario 125 Semakin Keren dan Sporti. Segera Hadir untuk Masyarakat Jawa Timur
- Honda Supra dirubah menjadi CT125
- Honda ADV Africa Twin
- Honda Vario 150 Ini Sporti banget
- Honda Supra X 125 yang gak mau kalah trend
- Honda Revo Matic Satu Ini mulus sekali
- Bersiap Ikuti “CRF TRAIL ADVENTURE EAST JAVA SERIES 2025” di Trawas! Jelajahi Nyali, Raih Kebebasan – Kuota Terbatas, Segera Daftar!
- Modifikasi Honda Stylo Retro Futuristik
- Honda Stylo Hubless




Jadi tersungging nih, motor vario f1 125 ku bawa 9 galon atau setara 171 kg belum termasuk keranjang dan driver, total sekitar 260kg dgn rute 30 km per hari, 20km diantaranya menanjak.
SukaSuka