Kasus Suspend Driver Gojek : Tidak ada ganti rugi 92juta, hoax?

image

Assalamualaikum

Brosis, bro ndess mengikuti alur berita dari kasus suspendnya ribuan driver gojek yang diduga melakukan aksi curang yaitu order fiktif. Dalam hal ini Gojek memberitahukan bahwa ada dua pilihan bagi driver Gojek yang kena suspend.

Satu membayar denda dan melanjutkan kemitraan, dua keluar dengan tidak hormat. Seperti penyataan resmi Gojek dalam facebook fanspage resminya. Lalu mengenai denda 92juta yang beredar di sosial media dan blogger, Gojek menyatakan hal itu adalah rekayasa alias Hoax. Nah?

Berikut pernyataan resmi Gojek :

Dengan ini, kami ingin klarifikasi bahwa SMS dengan nilai ganti rugi senilai Rp. 92 juta yang ramai disebarkan lewat media sosial dan beberapa situs berita online adalah sebuah rekayasa. Nilai ganti rugi yang diberikan kepada masing-masing driver memang berbeda, sesuai dengan jumlah order fiktif yang telah mereka lakukan. Namun tidak ada besaran dengan nilai setinggi itu dalam daftar kasus order fiktif.

GO-JEK tidak mewajibkan pembayaran ganti rugi bagi para mitra yang terlibat kasus order fiktif. Ini adalah keputusan dari masing-masing pribadi untuk menentukan apakah mereka masih ingin bergabung kembali sebagai Driver GO-JEK: Apabila Driver memutuskan untuk membayar, kami akan melanjutkan kemitraan. Apabila Driver tidak ingin membayar ganti rugi, maka kemitraan akan diputus dan kasusnya akan kami tutup.

Semua keputusan ini sudah melewati pertimbangan yang panjang dan seksama. Oleh karena itu, kami mohon agar terus mengikuti update resmi dari pihak GO-JEK untuk penjelasan lebih lanjut.

Sumber : Facebook Gojek

Nah, menurut pernyataan resmi ini berbeda dengan viral yang beredar. Last, bro ndess tentu percaya dengan pernyataan resmi Gojek karena lebih bisa dipertanggung jawabkan. Seperti yang kita ketahui sebelumnya heboh tentang viral dari seorang istri driver Gojek sebesar 92juta yang langsung menghebohkan netizen dan membuat beberapa blogger langsung menulis berita tersebut. Gojek sendiri memberikan pernyataan resmi, bahwa denda yang dikenakan kepada yang tersuspend tidak ada yang sampai pada nominal tersebut. Artinya denda 92juta itu hoax.

image

Tengah, baris atas, gambar diambil dari pertamax7

Last, semoga kasus ini cepat reda. Memang bro ndess tidak heran kalau mental sebagian pekerja Indonesia itu ya seperti itu. Dan itu seperti jadi budaya. Yups, ketidakjujuran dan selalu ingin lebih dengan cara mudah. Semoga kita tetap bisa bekerja dengan jujur.

Oh, iya… Jika berita denda 92juta itu hoax menurut Gojek. Lalu siapa dan alasan apa yang mendasari pembuat kabar viral tersebut menyebarkannya? Padahal jika menuruti regulasi mah semua lancar aja, gak usah neko-neko kalo kerja masih jadi karyawan.

Beberapa diskusi di Group Facebook Motuba mengenai suspend Driver Gojek :
image

image

image

image

image

image

Siapa yang menyulut api, dia yang terbakar.
Indonesia, ketika innovasi muncul untuk membantu masyarakat tapi yang didapat bukan terima kasih tapi kecurangan tanpa balas budi.
Semoga bermanfaat.

3A330F33E0FDB54C8C27690583FBA366

Dikirim dari Lenovo Ndeso 94 TAB 2 Android.

Artikel lain :

Iklan

Tentang Bro Ndes 94

Seseorang yang mempunayi hobi menulis, membaca, dan mencari ilmu baru. Tak ada paksaan dalam menulis, karena menulis itu seperti mengalir. Jika terbiasa maka kita akan kecanduan. #Poko'e_Joget#
Pos ini dipublikasikan di BERITA dan tag , , , , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke Kasus Suspend Driver Gojek : Tidak ada ganti rugi 92juta, hoax?

  1. Mase berkata:

    Heran ane, orang udah dikasih pekerjaan masih saja yg ngasih kerjaan diusilin, udah payah mmg mental org2 itu

    https://jogjangelaba.wordpress.com/2015/12/02/sinetron-alay-alay-nggak-jelas/

    Suka

  2. balimotorider berkata:

    nice artikel…..
    ini baru berita cerdas kgk cman kejar hits doang

    Suka

Mohon di komentari, kritik dan saran. Yuk diskusi bareng :-) Jika komen anda masuk spam hubungi admin

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s