Curhatan Lokal : Alun-Alun Bojonegoro. Kebijaksanaan baru bikin sepi, yaopo Kang Yoto?

image

Assalamualaikum

Brosis, dulu alun-alun Bojonegoro selalu ramai. Banyaknya warung kopi yang jualan, PKL di dalam alun-alun, serta berbagai sewa mainan seperti becak gowes mini dan besar, motor trail atv jadi-jadian, tempat bermain, bahkan penjual akik dan jajanan.

Itu dulu brosis. Kini alun-alun Bojonegoro sepi, saat sebuah kebijakan baru diketuk. No PKL, No Warung, No Sewa Becak gowes n trail, No Tempat Bermain. Jalur depan Masjid jadi satu arah. Jadi tempat parkir gratis. Kini situasi alun-alun Bojonegoro sepi.

La gimana to brosis, hiburan merakyatnya digusur. Padahal banyak yang rela jauh-jauh dari desa ke alun-alun Bojonegoro buat cari hiburan, ya karena memang cuma disitu hiburan yang merakyat. Bravo dan KDS masih mahal bagi sebagian orang.

Berikut beberapa curhatan warga Bojonegoro yang mengais rejeki di sana :

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Ada yang ekstrim, mungkin alun-alun cuma buat tempat pacaran. Kan bukan hal umum kalau kondisi alun-alun Bojonegoro sangat strategis buat pacaran jika tak ada pedagang. Sepu, gelap, juga tak adanya satpol PP.

image

Apa Alun-alun Sidoarjo mau dibikin kayak Alun-alun Sidoarjo yang megah tapi sepi?(malah rame GORnya) Bojonegoro sepi hiburan Kang Yoto. Cukup ditata rapi aja. Atau boleh buka jam santai. Kalau kayak gini, Bojonegoro tak punya hiburan yang merakyat. Bro ndess aja kalau ngajak adik liburan pasti ke alun-alun buat naik becak gowes.

Mau mengadu ke siapa? Kalau DPRD sih pesimis dikit. Bagaimana nih pemda? Kalau memang ingin ditertibkan ya jangan setengah-setengah. Bikin paguyubannya dan sediakan relokasi yang strategis. Mereka juga butuh makan, rakyat Bojonegoro butuh hiburan. Kayaknya ga da yang protes deh soal PKL juga wahana permainan rakyat di dalam alun-alun. Yang perlu ditertibkan itu yang pacaran mojok gelap di sisi timur dan utara yang sepi. Para pengamen dan pengemis ditertibkan. Bukan yang justru bermanfaat yang ditertibkan.

Ini situasi alun-alun sekarang :

image

image

image

Sepi, ya sepi… Minim aktivitas warga yang biasanya mampir buat santai ria, bareng teman atau keluarga. Lebih rapi dan bersih? Iya memang… tapi kalau warganya tidak bahagia di sana, pantes disebut tempat santai dan hiburan? Bojonegoro bukan Surabaya, bukan pula Jakarta. Bojonegoro cuma kota kecil yang butuh hiburan rakyat. Jangan pedulikan Exxon melulu. Sudah jalan satu arah yang njelimet dan mematikan ekonomi lokal, sekarang tambah gini. Hotel nambah, Swalayan besar nambah. Hiburan rakyat buat keluarga? Gak ada…..

#SaveBojonegoro

image

Semoga,bermanfaat

3A330F33E0FDB54C8C27690583FBA366

Dikirim dari Ndeso 94 Android.

Artikel lain :

Iklan

Tentang Bro Ndes 94

Seseorang yang mempunayi hobi menulis, membaca, dan mencari ilmu baru. Tak ada paksaan dalam menulis, karena menulis itu seperti mengalir. Jika terbiasa maka kita akan kecanduan. #Poko'e_Joget#
Pos ini dipublikasikan di Opini & Fakta dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Curhatan Lokal : Alun-Alun Bojonegoro. Kebijaksanaan baru bikin sepi, yaopo Kang Yoto?

  1. nonok berkata:

    nek aku yo seneng njero alun2 resik PKL nang njobone alun2 tapi kudu di toto sing rapi ..
    ora koyo saiki PKL nang njobo alun2 rame banget kiwo tengene dalan sampek gak iso parkir dalane kari separo arep jajan yo gak iso …soale mandek wae ora iso..
    tulung PEMKAB diatur to..!!!!!!

    Suka

Mohon di komentari, kritik dan saran. Yuk diskusi bareng :-) Jika komen anda masuk spam hubungi admin

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s