Jika begini, siapa yang benar? Jempol ke bawah -_-

Aksi pelecehan seksual dan tindakan pelanggaran asusila kerap terjadi. Kebanyakan adalah menyalahkan 100% terhadap tersangka. Nah, monggo disimak kasus dari Radar Bojonegoro berikut :

Setubuhi Gadis SMP, Penjual Pentol Dituntut 11 Tahun
27 Februari 2014

Aksi bejat seorang penjual pentol keliling harus dibayar mahal. Sukirno (40) warga Dusun Jajar Desa/Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro terancam meringkuk lama di dalam penjara. Sebab, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Lyna Primasari menuntut terdakwa hukuman penjara 11 tahun.”Terdakwa juga diminta membayar denda Rp60 juta subsider 6 bulan kurungan dalam perkara persetubuhan anak dibawah umur,” ungkap

JPU di persidangan, Kamis (27/2/2014).Terdakwa dipidana sesuai pasal 81 ayat 2 Undang-undang Perlindungan Anak No 23/2002. Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Mula Pangaribuan masih belum rampung karena sore tadi dia tidak didampingi penasehat hukumnya. Agenda sidang berikutnya adalah pembelaan atau pledoi.Terdakwa yang sudah beristri dan memiliki dua orang anak ini diduga mengajak korban berhubungan intim sebanyak empat kali. Korban, Rs mau disetubuhi karena sebelumnya telah diberi sebuah Handphone (Hp) dan pulsa Rp10.000. Aksi bejat itu dilakukan di dalam kamar mandi di salah satu MTs di Kecamatan Balen pada Agustus 2013. Korban yang masih duduk di kelas II SMP disetubuhi di kamar mandi sekolah hingga beberapa kali. Sementara di persidangan, terdakwa mengaku menyesal dan minta keringanan hukuman.

Baik, ane kutip kalimat yang ini :

“…Korban, Rs mau disetubuhi karena sebelumnya telah diberi sebuah Handphone (Hp) dan pulsa Rp10.000…”

Nah, loh. Segitu rendahkah moral pelajar kita? Harga diri hanya seharga HP (kalo pedagang itu punya hape apa ya, cina?) dan pulsa 10.000. Dan parahnya lagi rela disetubuhi berulang kali. Setelah itu lapor polisi? Nah, lapornya karena apa? Bukan karena kasus pemerkosaan pasti. Wong suka karena dibayar kok. Untuk yang ini. Ane ada sebuah opini yang menurut ane mau tidak mau memang itulah kenyataannya.

Ane duga, pelajar itu minta imbalan lebih sedangkan sang pedagang tak punya lagi. Atau mungkin kurang puas? Entah. Yang jelas, ane penasaran dengan kondisi korban sekarang. Yang melapor ke polisi. Entah karena dia’nya sudah “eneg” atau sengaja atau karena pedagangnya berlaku kasar. Tapi, kalo berlaku kasar kayaknya nggak deh. Wong si korban pelajar itu ya rela kok.

Weleh-weleh. Terus siapa yang benar? Salah semua!

Yang ane heran’kan adalah, di sekolah itu ane udah berulang kali memergoki pelajar mesum. MTS Balen. Itu terjadi tahun lalu sebanyak 2x lebih, bisa dibayangkan? Mungkin bukan hanya sekolah itu saja. Seluruh sekolahan di Bojonegoro mulai mengalami krisis “harga diri”. Banyak kasus-kasus asusila dan pornografi terungkap!

Mau jadi apa mental pelajar kita ini. Astagfirullahhalazhim.

#Salam Ndeso Bojonegoro.

Artikel lain :

Dipublikasikan oleh

avatar Tidak diketahui

Bro Ndes 94

Seseorang yang mempunayi hobi menulis, membaca, dan mencari ilmu baru. Tak ada paksaan dalam menulis, karena menulis itu seperti mengalir. Jika terbiasa maka kita akan kecanduan. #Poko'e_Joget#

8 tanggapan untuk “Jika begini, siapa yang benar? Jempol ke bawah -_-”

Mohon di komentari, kritik dan saran. Yuk diskusi bareng :-) Jika komen anda masuk spam hubungi admin

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.